Pasar bullish dalam trading merujuk pada kondisi pasar di mana harga aset (seperti saham, komoditas, atau mata uang) cenderung naik secara keseluruhan. Istilah “bullish” diambil dari perilaku banteng (bull) yang menyerang dengan menanduk ke atas, yang menggambarkan tren harga yang meningkat.
Pada pasar bullish, para investor atau trader memiliki harapan bahwa harga akan terus naik, sehingga mereka lebih cenderung untuk membeli dan berinvestasi. Ini adalah fase optimisme di mana sentimen pasar positif, dan seringkali menyebabkan peningkatan volume perdagangan.
Biasanya, pasar bullish didorong oleh optimisme, kepercayaan investor, dan kondisi ekonomi yang menguntungkan.
Sebaliknya, pasar bearish ditandai dengan penurunan harga dan pesimisme investor.
Istilah “pasar bullish” dan “pasar bearish” berasal dari cara hewan-hewan ini menyerang. Banteng mengangkat tanduknya ke atas, melambangkan kenaikan harga, sedangkan beruang mencakar ke bawah, mencerminkan pasar yang sedang turun.
Contoh:
Pada tahun 2024, Bitcoin mengalami lonjakan besar, naik dari $70.000 setelah pemilu AS ke level tertinggi sepanjang masa sebesar $108.300 sebelum tahun baru. Kenaikan ini didorong oleh perkiraan ekonomi makro yang positif, peningkatan adopsi, dan partisipasi investor ritel yang semakin besar.
Bagaimana cara mengenali pasar bullish?
Pada grafik, pasar bullish muncul sebagai serangkaian titik tertinggi yang lebih tinggi dan titik terendah yang lebih tinggi.
Apakah Anda belajar sesuatu yang baru tentang pasar bullish hari ini?
Ya
Saya sudah tahu